Bagi sebagian wanita, eyeliner adalah kosmetik yang tak tergantikan. Eyeliner bisa memberikan kesan mata yang tajam dan ekspresif, serta membuat mata terlihat lebih besar. Salah satu jenis eyeliner yang sedang populer saat ini adalah eyeliner bentuk panjang. Eyeliner ini memiliki bentuk seperti spidol, sehingga memudahkan pengguna untuk membuat garis yang presisi dan tegas. Jika Anda ingin mencoba membuat eyeliner bentuk panjang sendiri di rumah, berikut adalah panduan lengkapnya.
1. Siapkan Alat dan Bahan
Sebelum mulai membuat eyeliner, pastikan Anda telah menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan. Berikut adalah daftarnya:
Alat:
- Kuas eyeliner dengan ujung runcing
- Benda datar seperti kartu nama atau sendok kecil (digunakan untuk membuat garis rata)
- Tisu atau kapas (untuk membersihkan kuas atau kesalahan)
Bahan:
- Eyeliner cair dengan ujung spidol
- Eye primer (opsional)
Setelah Anda menyiapkan semua alat dan bahan, pastikan area di sekitar mata telah bersih dan bebas dari kotoran atau minyak. Hal ini akan memastikan hasil eyeliner yang presisi dan tahan lama.
2. Gunakan Eye Primer (Opsional)
Jika Anda memiliki kulit yang berminyak atau sering berkeringat di area sekitar mata, menggunakan eye primer dapat membantu eyeliner bertahan lebih lama. Eye primer adalah produk kosmetik yang digunakan sebelum eyeliner atau eyeshadow untuk membuat warna lebih tahan lama dan tidak mudah luntur. Anda dapat mengaplikasikan eye primer dengan jari atau kuas eyeshadow.
3. Mulai dari Bagian Tengah Mata
Untuk membuat eyeliner bentuk panjang, mulailah dengan membuat garis dari bagian tengah mata terlebih dahulu. Letakkan ujung kuas eyeliner di tengah-tengah garis bulu mata atas, kemudian buat garis ke arah ujung dalam mata dan ujung luar mata. Pastikan garis yang dibuat simetris di kedua mata.
4. Buat Garis Dari Ujung Dalam Mata
Setelah membuat garis dari bagian tengah mata, lanjutkan dengan membuat garis dari ujung dalam mata. Tempatkan ujung kuas eyeliner di ujung dalam garis bulu mata atas, kemudian buat garis ke arah tengah mata dan ujung luar mata. Pastikan garis yang dibuat simetris di kedua mata.
5. Buat Garis Dari Ujung Luar Mata
Terakhir, buat garis dari ujung luar mata. Tempatkan ujung kuas eyeliner di ujung luar garis bulu mata atas, kemudian buat garis ke arah tengah mata dan ujung dalam mata. Pastikan garis yang dibuat simetris di kedua mata.
6. Pulaskan Eyeliner Pada Garis Bulu Mata Bawah
Untuk membuat tampilan mata yang lebih dramatis, pulaskan eyeliner pada garis bulu mata bawah. Pastikan garis yang dibuat tipis dan tidak terlalu menonjol. Jika ingin tampil lebih natural, skip langkah ini.
7. Koreksi Kesalahan dengan Tisu atau Kapas
Jika terjadi kesalahan dalam membuat garis eyeliner, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan tisu atau kapas yang telah dibasahi dengan sedikit air atau makeup remover untuk mengoreksi kesalahan. Letakkan tisu atau kapas di ujung jari, kemudian tepuk-tepuk di area yang ingin dikoreksi.
8. Tunggu Hingga Kering
Setelah membuat garis eyeliner, tunggu hingga eyeliner kering sepenuhnya sebelum membuka mata atau berkedip. Hal ini akan memastikan hasil eyeliner yang tidak luntur atau berantakan.
9. Hentikan Saat Sudah Puas
Jangan berusaha terlalu keras dalam membuat garis eyeliner. Jika sudah merasa puas dengan hasilnya, hentikan saja. Terlalu banyak membuat garis eyeliner bisa membuat tampilan mata terlihat berlebihan dan tidak natural.
10. Bersihkan Kuas Eyeliner Setelah Digunakan
Setelah selesai menggunakan eyeliner, bersihkan kuas dengan tisu atau kapas yang telah dibasahi dengan sedikit air atau makeup remover. Hal ini akan memastikan kuas tetap bersih dan awet untuk penggunaan selanjutnya.
FAQ Membuat Eyeliner
1. Apakah ada teknik khusus untuk membuat eyeliner bentuk panjang?
Untuk membuat eyeliner bentuk panjang, teknik yang digunakan sama dengan teknik membuat eyeliner biasa. Yang membedakan adalah bentuk ujung eyeliner yang lebih menyerupai spidol. Pastikan tangan Anda stabil dan jangan terlalu berusaha keras dalam membuat garis.
2. Apakah eyeliner bentuk panjang lebih sulit digunakan dibandingkan eyeliner biasa?
Tidak. Bahkan beberapa orang menganggap eyeliner bentuk panjang lebih mudah digunakan karena ujungnya yang runcing dan presisi.
3. Apakah eyeliner bentuk panjang bisa digunakan untuk membuat garis tebal?
Ya, eyeliner bentuk panjang dapat digunakan untuk membuat garis tebal atau tipis sesuai dengan keinginan. Caranya adalah dengan menyesuaikan tekanan yang diberikan pada ujung eyeliner.
4. Apakah eyeliner waterproof lebih sulit dihapus?
Ya, eyeliner waterproof lebih sulit dihapus dibandingkan dengan eyeliner biasa. Anda memerlukan makeup remover yang cukup kuat untuk menghapusnya.
5. Apakah eyeliner cair lebih sulit digunakan dibandingkan dengan eyeliner pensil?
Tidak. Bahkan beberapa orang lebih menyukai eyeliner cair karena hasilnya yang lebih presisi dan tahan lama.
6. Apakah eyeliner harus digunakan setiap kali berdandan?
Tidak. Penggunaan eyeliner adalah pilihan dan tergantung pada selera masing-masing. Namun, bagi sebagian orang, eyeliner adalah kosmetik yang tak tergantikan dalam tampilan sehari-hari.
7. Apakah penggunaan eyeliner terlalu sering dapat merusak mata?
Tidak, asalkan digunakan dengan benar dan tidak berlebihan. Namun, jika Anda mengalami iritasi atau ketidaknyamanan setelah menggunakan eyeliner, sebaiknya hentikan penggunaan dan berkonsultasi dengan dokter.
8. Apakah eyeliner harus dipakai sebelum atau setelah eyeshadow?
Anda dapat memilih apakah ingin mengaplikasikan eyeliner sebelum atau setelah eyeshadow. Namun, jika ingin memudahkan proses pengaplikasian eyeliner, sebaiknya mengaplikasikan eyeliner terlebih dahulu.
9. Apakah ada warna eyeliner yang cocok untuk semua jenis warna mata?
Tidak. Pemilihan warna eyeliner tergantung pada warna mata dan warna kulit. Namun, warna hitam dan coklat adalah warna yang paling umum digunakan dan cocok untuk hampir semua jenis warna mata.
10. Apakah eyeliner boleh digunakan di garis bulu mata bawah?
Ya, eyeliner dapat digunakan di garis bulu mata bawah untuk memberikan tampilan mata yang lebih dramatis. Namun, pastikan garis yang dibuat tipis dan tidak terlalu menonjol.
11. Apakah eyeliner pensil lebih mudah digunakan dib
Bagi sebagian wanita, eyeliner adalah kosmetik yang tak tergantikan. Eyeliner bisa memberikan kesan mata yang tajam dan ekspresif, serta membuat mata terlihat lebih besar. Salah satu jenis eyeliner yang sedang populer saat ini adalah eyeliner bentuk panjang. Eyeliner ini memiliki bentuk seperti spidol, sehingga memudahkan pengguna untuk membuat garis yang presisi dan tegas. Jika Anda ingin mencoba membuat eyeliner bentuk panjang sendiri di rumah, berikut adalah panduan lengkapnya.
1. Siapkan Alat dan Bahan
Sebelum mulai membuat eyeliner, pastikan Anda telah menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan. Berikut adalah daftarnya:
Alat:
- Kuas eyeliner dengan ujung runcing
- Benda datar seperti kartu nama atau sendok kecil (digunakan untuk membuat garis rata)
- Tisu atau kapas (untuk membersihkan kuas atau kesalahan)
Bahan:
- Eyeliner cair dengan ujung spidol
- Eye primer (opsional)
Setelah Anda menyiapkan semua alat dan bahan, pastikan area di sekitar mata telah bersih dan bebas dari kotoran atau minyak. Hal ini akan memastikan hasil eyeliner yang presisi dan tahan lama.
2. Gunakan Eye Primer (Opsional)
Jika Anda memiliki kulit yang berminyak atau sering berkeringat di area sekitar mata, menggunakan eye primer dapat membantu eyeliner bertahan lebih lama. Eye primer adalah produk kosmetik yang digunakan sebelum eyeliner atau eyeshadow untuk membuat warna lebih tahan lama dan tidak mudah luntur. Anda dapat mengaplikasikan eye primer dengan jari atau kuas eyeshadow.
3. Mulai dari Bagian Tengah Mata
Untuk membuat eyeliner bentuk panjang, mulailah dengan membuat garis dari bagian tengah mata terlebih dahulu. Letakkan ujung kuas eyeliner di tengah-tengah garis bulu mata atas, kemudian buat garis ke arah ujung dalam mata dan ujung luar mata. Pastikan garis yang dibuat simetris di kedua mata.
4. Buat Garis Dari Ujung Dalam Mata
Setelah membuat garis dari bagian tengah mata, lanjutkan dengan membuat garis dari ujung dalam mata. Tempatkan ujung kuas eyeliner di ujung dalam garis bulu mata atas, kemudian buat garis ke arah tengah mata dan ujung luar mata. Pastikan garis yang dibuat simetris di kedua mata.
5. Buat Garis Dari Ujung Luar Mata
Terakhir, buat garis dari ujung luar mata. Tempatkan ujung kuas eyeliner di ujung luar garis bulu mata atas, kemudian buat garis ke arah tengah mata dan ujung dalam mata. Pastikan garis yang dibuat simetris di kedua mata.
6. Pulaskan Eyeliner Pada Garis Bulu Mata Bawah
Untuk membuat tampilan mata yang lebih dramatis, pulaskan eyeliner pada garis bulu mata bawah. Pastikan garis yang dibuat tipis dan tidak terlalu menonjol. Jika ingin tampil lebih natural, skip langkah ini.
7. Koreksi Kesalahan dengan Tisu atau Kapas
Jika terjadi kesalahan dalam membuat garis eyeliner, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan tisu atau kapas yang telah dibasahi dengan sedikit air atau makeup remover untuk mengoreksi kesalahan. Letakkan tisu atau kapas di ujung jari, kemudian tepuk-tepuk di area yang ingin dikoreksi.
8. Tunggu Hingga Kering
Setelah membuat garis eyeliner, tunggu hingga eyeliner kering sepenuhnya sebelum membuka mata atau berkedip. Hal ini akan memastikan hasil eyeliner yang tidak luntur atau berantakan.
9. Hentikan Saat Sudah Puas
Jangan berusaha terlalu keras dalam membuat garis eyeliner. Jika sudah merasa puas dengan hasilnya, hentikan saja. Terlalu banyak membuat garis eyeliner bisa membuat tampilan mata terlihat berlebihan dan tidak natural.
10. Bersihkan Kuas Eyeliner Setelah Digunakan
Setelah selesai menggunakan eyeliner, bersihkan kuas dengan tisu atau kapas yang telah dibasahi dengan sedikit air atau makeup remover. Hal ini akan memastikan kuas tetap bersih dan awet untuk penggunaan selanjutnya.
FAQ Membuat Eyeliner
1. Apakah ada teknik khusus untuk membuat eyeliner bentuk panjang?
Untuk membuat eyeliner bentuk panjang, teknik yang digunakan sama dengan teknik membuat eyeliner biasa. Yang membedakan adalah bentuk ujung eyeliner yang lebih menyerupai spidol. Pastikan tangan Anda stabil dan jangan terlalu berusaha keras dalam membuat garis.
2. Apakah eyeliner bentuk panjang lebih sulit digunakan dibandingkan eyeliner biasa?
Tidak. Bahkan beberapa orang menganggap eyeliner bentuk panjang lebih mudah digunakan karena ujungnya yang runcing dan presisi.
3. Apakah eyeliner bentuk panjang bisa digunakan untuk membuat garis tebal?
Ya, eyeliner bentuk panjang dapat digunakan untuk membuat garis tebal atau tipis sesuai dengan keinginan. Caranya adalah dengan menyesuaikan tekanan yang diberikan pada ujung eyeliner.
4. Apakah eyeliner waterproof lebih sulit dihapus?
Ya, eyeliner waterproof lebih sulit dihapus dibandingkan dengan eyeliner biasa. Anda memerlukan makeup remover yang cukup kuat untuk menghapusnya.
5. Apakah eyeliner cair lebih sulit digunakan dibandingkan dengan eyeliner pensil?
Tidak. Bahkan beberapa orang lebih menyukai eyeliner cair karena hasilnya yang lebih presisi dan tahan lama.
6. Apakah eyeliner harus digunakan setiap kali berdandan?
Tidak. Penggunaan eyeliner adalah pilihan dan tergantung pada selera masing-masing. Namun, bagi sebagian orang, eyeliner adalah kosmetik yang tak tergantikan dalam tampilan sehari-hari.
7. Apakah penggunaan eyeliner terlalu sering dapat merusak mata?
Tidak, asalkan digunakan dengan benar dan tidak berlebihan. Namun, jika Anda mengalami iritasi atau ketidaknyamanan setelah menggunakan eyeliner, sebaiknya hentikan penggunaan dan berkonsultasi dengan dokter.
8. Apakah eyeliner harus dipakai sebelum atau setelah eyeshadow?
Anda dapat memilih apakah ingin mengaplikasikan eyeliner sebelum atau setelah eyeshadow. Namun, jika ingin memudahkan proses pengaplikasian eyeliner, sebaiknya mengaplikasikan eyeliner terlebih dahulu.
9. Apakah ada warna eyeliner yang cocok untuk semua jenis warna mata?
Tidak. Pemilihan warna eyeliner tergantung pada warna mata dan warna kulit. Namun, warna hitam dan coklat adalah warna yang paling umum digunakan dan cocok untuk hampir semua jenis warna mata.
10. Apakah eyeliner boleh digunakan di garis bulu mata bawah?
Ya, eyeliner dapat digunakan di garis bulu mata bawah untuk memberikan tampilan mata yang lebih dramatis. Namun, pastikan garis yang dibuat tipis dan tidak terlalu menonjol.
11. Apakah eyeliner pensil lebih mudah digunakan dib
Bagi sebagian wanita, eyeliner adalah kosmetik yang tak tergantikan. Eyeliner bisa memberikan kesan mata yang tajam dan ekspresif, serta membuat mata terlihat lebih besar. Salah satu jenis eyeliner yang sedang populer saat ini adalah eyeliner bentuk panjang. Eyeliner ini memiliki bentuk seperti spidol, sehingga memudahkan pengguna untuk membuat garis yang presisi dan tegas. Jika Anda ingin mencoba membuat eyeliner bentuk panjang sendiri di rumah, berikut adalah panduan lengkapnya.
1. Siapkan Alat dan Bahan
Sebelum mulai membuat eyeliner, pastikan Anda telah menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan. Berikut adalah daftarnya:
Alat:
- Kuas eyeliner dengan ujung runcing
- Benda datar seperti kartu nama atau sendok kecil (digunakan untuk membuat garis rata)
- Tisu atau kapas (untuk membersihkan kuas atau kesalahan)
Bahan:
- Eyeliner cair dengan ujung spidol
- Eye primer (opsional)
Setelah Anda menyiapkan semua alat dan bahan, pastikan area di sekitar mata telah bersih dan bebas dari kotoran atau minyak. Hal ini akan memastikan hasil eyeliner yang presisi dan tahan lama.
2. Gunakan Eye Primer (Opsional)
Jika Anda memiliki kulit yang berminyak atau sering berkeringat di area sekitar mata, menggunakan eye primer dapat membantu eyeliner bertahan lebih lama. Eye primer adalah produk kosmetik yang digunakan sebelum eyeliner atau eyeshadow untuk membuat warna lebih tahan lama dan tidak mudah luntur. Anda dapat mengaplikasikan eye primer dengan jari atau kuas eyeshadow.
3. Mulai dari Bagian Tengah Mata
Untuk membuat eyeliner bentuk panjang, mulailah dengan membuat garis dari bagian tengah mata terlebih dahulu. Letakkan ujung kuas eyeliner di tengah-tengah garis bulu mata atas, kemudian buat garis ke arah ujung dalam mata dan ujung luar mata. Pastikan garis yang dibuat simetris di kedua mata.
4. Buat Garis Dari Ujung Dalam Mata
Setelah membuat garis dari bagian tengah mata, lanjutkan dengan membuat garis dari ujung dalam mata. Tempatkan ujung kuas eyeliner di ujung dalam garis bulu mata atas, kemudian buat garis ke arah tengah mata dan ujung luar mata. Pastikan garis yang dibuat simetris di kedua mata.
5. Buat Garis Dari Ujung Luar Mata
Terakhir, buat garis dari ujung luar mata. Tempatkan ujung kuas eyeliner di ujung luar garis bulu mata atas, kemudian buat garis ke arah tengah mata dan ujung dalam mata. Pastikan garis yang dibuat simetris di kedua mata.
6. Pulaskan Eyeliner Pada Garis Bulu Mata Bawah
Untuk membuat tampilan mata yang lebih dramatis, pulaskan eyeliner pada garis bulu mata bawah. Pastikan garis yang dibuat tipis dan tidak terlalu menonjol. Jika ingin tampil lebih natural, skip langkah ini.
7. Koreksi Kesalahan dengan Tisu atau Kapas
Jika terjadi kesalahan dalam membuat garis eyeliner, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan tisu atau kapas yang telah dibasahi dengan sedikit air atau makeup remover untuk mengoreksi kesalahan. Letakkan tisu atau kapas di ujung jari, kemudian tepuk-tepuk di area yang ingin dikoreksi.
8. Tunggu Hingga Kering
Setelah membuat garis eyeliner, tunggu hingga eyeliner kering sepenuhnya sebelum membuka mata atau berkedip. Hal ini akan memastikan hasil eyeliner yang tidak luntur atau berantakan.
9. Hentikan Saat Sudah Puas
Jangan berusaha terlalu keras dalam membuat garis eyeliner. Jika sudah merasa puas dengan hasilnya, hentikan saja. Terlalu banyak membuat garis eyeliner bisa membuat tampilan mata terlihat berlebihan dan tidak natural.
10. Bersihkan Kuas Eyeliner Setelah Digunakan
Setelah selesai menggunakan eyeliner, bersihkan kuas dengan tisu atau kapas yang telah dibasahi dengan sedikit air atau makeup remover. Hal ini akan memastikan kuas tetap bersih dan awet untuk penggunaan selanjutnya.
FAQ Membuat Eyeliner
1. Apakah ada teknik khusus untuk membuat eyeliner bentuk panjang?
Untuk membuat eyeliner bentuk panjang, teknik yang digunakan sama dengan teknik membuat eyeliner biasa. Yang membedakan adalah bentuk ujung eyeliner yang lebih menyerupai spidol. Pastikan tangan Anda stabil dan jangan terlalu berusaha keras dalam membuat garis.
2. Apakah eyeliner bentuk panjang lebih sulit digunakan dibandingkan eyeliner biasa?
Tidak. Bahkan beberapa orang menganggap eyeliner bentuk panjang lebih mudah digunakan karena ujungnya yang runcing dan presisi.
3. Apakah eyeliner bentuk panjang bisa digunakan untuk membuat garis tebal?
Ya, eyeliner bentuk panjang dapat digunakan untuk membuat garis tebal atau tipis sesuai dengan keinginan. Caranya adalah dengan menyesuaikan tekanan yang diberikan pada ujung eyeliner.
4. Apakah eyeliner waterproof lebih sulit dihapus?
Ya, eyeliner waterproof lebih sulit dihapus dibandingkan dengan eyeliner biasa. Anda memerlukan makeup remover yang cukup kuat untuk menghapusnya.
5. Apakah eyeliner cair lebih sulit digunakan dibandingkan dengan eyeliner pensil?
Tidak. Bahkan beberapa orang lebih menyukai eyeliner cair karena hasilnya yang lebih presisi dan tahan lama.
6. Apakah eyeliner harus digunakan setiap kali berdandan?
Tidak. Penggunaan eyeliner adalah pilihan dan tergantung pada selera masing-masing. Namun, bagi sebagian orang, eyeliner adalah kosmetik yang tak tergantikan dalam tampilan sehari-hari.
7. Apakah penggunaan eyeliner terlalu sering dapat merusak mata?
Tidak, asalkan digunakan dengan benar dan tidak berlebihan. Namun, jika Anda mengalami iritasi atau ketidaknyamanan setelah menggunakan eyeliner, sebaiknya hentikan penggunaan dan berkonsultasi dengan dokter.
8. Apakah eyeliner harus dipakai sebelum atau setelah eyeshadow?
Anda dapat memilih apakah ingin mengaplikasikan eyeliner sebelum atau setelah eyeshadow. Namun, jika ingin memudahkan proses pengaplikasian eyeliner, sebaiknya mengaplikasikan eyeliner terlebih dahulu.
9. Apakah ada warna eyeliner yang cocok untuk semua jenis warna mata?
Tidak. Pemilihan warna eyeliner tergantung pada warna mata dan warna kulit. Namun, warna hitam dan coklat adalah warna yang paling umum digunakan dan cocok untuk hampir semua jenis warna mata.
10. Apakah eyeliner boleh digunakan di garis bulu mata bawah?
Ya, eyeliner dapat digunakan di garis bulu mata bawah untuk memberikan tampilan mata yang lebih dramatis. Namun, pastikan garis yang dibuat tipis dan tidak terlalu menonjol.